Menu

Mario Aji dan Veda Ega Siap Gebrak Le Mans, Asa Indonesia Bersinar di Moto2 dan Moto3 2026

labelMotoGP calendar_month Kamis, 7 Mei 2026
Mario Aji dan Veda Ega Siap Gebrak Le Mans, Asa Indonesia Bersinar di Moto2 dan Moto3 2026.webp

Akhir pekan balap di Sirkuit Bugatti Le Mans kembali menjadi perhatian penggemar otomotif Indonesia. Pada seri MotoGP Prancis 2026, sorotan tidak hanya tertuju pada persaingan papan atas MotoGP, tetapi juga perjuangan dua talenta muda Indonesia: Mario Suryo Aji di kelas Moto2 dan Veda Ega Pratama di Moto3.

Keduanya datang ke Le Mans dengan cerita dan modal berbeda. Mario mulai menemukan ritme kompetitifnya di Moto2 bersama Honda Team Asia, sementara Veda tampil mengejutkan sebagai rookie Moto3 yang mulai mencuri perhatian paddock internasional.


Mario Aji membawa motivasi besar menuju Prancis setelah berhasil meraih poin penting pada seri Brasil 2026. Pembalap asal Magetan tersebut finis ke-13 di Sirkuit Ayrton Senna, Goiania, sekaligus mengamankan poin pertamanya musim ini setelah gagal finis pada seri pembuka di Thailand. Hasil itu menjadi titik balik penting bagi mental dan kepercayaan dirinya di kelas Moto2.

Sebelum balapan utama Brasil, Mario juga sempat tampil impresif di sesi practice dengan menembus posisi lima besar dan lolos otomatis ke Q2. Penampilan tersebut menunjukkan peningkatan adaptasi terhadap motor Kalex dan perkembangan ritme balapnya dibanding musim sebelumnya.


Le Mans sendiri dikenal sebagai salah satu sirkuit paling teknis di kalender MotoGP. Karakter lintasan yang stop-and-go, suhu dingin, serta cuaca yang sering berubah menjadi tantangan besar bagi pembalap muda. Namun karakter itu justru dianggap cocok untuk Mario yang mulai menunjukkan peningkatan dalam pengereman dan konsistensi lap.

Meski belum diprediksi bersaing di podium, peluang Mario untuk kembali finis di zona poin cukup terbuka. Jika mampu tampil konsisten sejak sesi latihan bebas hingga balapan utama, pembalap Honda Team Asia itu berpotensi mencetak hasil terbaiknya musim ini. Dukungan tim juga terlihat semakin kuat setelah performanya mulai stabil dalam beberapa seri terakhir.


Sementara itu di kelas Moto3, Veda Ega Pratama datang ke Prancis dengan status rising star Indonesia. Rider asal Gunungkidul tersebut menjalani musim debut Moto3 2026 bersama Honda Team Asia setelah tampil gemilang di Red Bull Rookies Cup dan JuniorGP.

Performa Veda langsung mencuri perhatian pada awal musim. Ia bahkan berhasil finis podium di Brasil 2026 dan menjadi pembalap Indonesia pertama yang mampu naik podium grand prix dunia. Prestasi tersebut membuat namanya mulai diperhitungkan di persaingan rookie Moto3 musim ini.

Sebelum promosi ke Moto3, Veda memang sudah menunjukkan perkembangan luar biasa. Ia sukses menjadi runner-up Red Bull Rookies Cup 2025 dengan torehan beberapa kemenangan dan podium. Konsistensinya itulah yang membuat Honda Team Asia memberi kesempatan debut penuh di grand prix musim 2026.


Menjelang GP Prancis, Veda juga mendapat suntikan motivasi setelah resmi bergabung sebagai Red Bull Athlete. Pengakuan tersebut menjadi bukti bahwa performanya mulai mendapat perhatian internasional.

Peluang Veda di Le Mans dinilai cukup menjanjikan. Karakter Moto3 yang mengandalkan slipstream dan pertarungan rapat memberi kesempatan besar bagi rookie agresif seperti dirinya. Jika mampu menjaga konsistensi dan menghindari insiden pada lap-lap akhir, bukan tidak mungkin Veda kembali bersaing di grup depan.


Kehadiran Mario Aji dan Veda Ega di level grand prix juga menjadi momentum penting bagi perkembangan balap motor Indonesia. Untuk pertama kalinya dalam beberapa tahun terakhir, Indonesia memiliki wakil yang cukup kompetitif di dua kelas berbeda secara bersamaan.

Le Mans bisa menjadi panggung berikutnya bagi keduanya untuk menunjukkan bahwa pembalap Indonesia mampu bersaing di level dunia. Publik Tanah Air pun berharap akhir pekan GP Prancis 2026 menjadi seri bersejarah lain bagi Merah Putih.