Perjalanan Amerika Serikat (USMNT) di Piala Dunia FIFA 2026 harus berakhir di babak 16 besar setelah menelan kekalahan telak 1-4 dari Belgia di Seattle Stadium, Selasa (7/7/2026) WIB. Belgia tampil jauh lebih efektif dan memanfaatkan sejumlah kesalahan lini belakang Amerika untuk memastikan tiket ke babak perempat final, di mana mereka akan menghadapi Spanyol.
Meski bermain di hadapan puluhan ribu pendukung sendiri, tim asuhan Mauricio Pochettino gagal membendung permainan cepat Belgia. Statistik memang menunjukkan Amerika unggul dalam penguasaan bola (57% berbanding 43%), tetapi Belgia jauh lebih tajam dengan 15 tembakan dan 7 di antaranya tepat sasaran, sementara Amerika hanya mampu mencatatkan 6 percobaan dengan 2 tembakan mengarah ke gawang.
Belgia membuka keunggulan melalui Charles De Ketelaere, yang memanfaatkan kelengahan lini pertahanan Amerika. Gelandang serang itu kembali menjadi mimpi buruk bagi USMNT dengan mencetak gol keduanya sekaligus mengukuhkan status sebagai pemain terbaik dalam pertandingan ini.
Amerika sempat memberi harapan kepada publik tuan rumah ketika Malik Tillman mencetak gol penyama kedudukan lewat tendangan bebas yang sempat berubah arah. Namun kegembiraan itu hanya bertahan sesaat.
Hanya beberapa menit berselang, Belgia kembali unggul setelah memanfaatkan kesalahan koordinasi lini belakang Amerika. Momentum tersebut benar-benar mengubah jalannya pertandingan, karena USMNT semakin kesulitan mengejar ketertinggalan.
Pada babak kedua, Belgia semakin percaya diri menguasai permainan. Hans Vanaken memperbesar keunggulan sebelum Romelu Lukaku menutup pesta gol Belgia pada masa injury time.
Lukaku yang masuk sebagai pemain pengganti memperlihatkan ketajamannya dengan penyelesaian tenang setelah menerima umpan terobosan cepat. Gol tersebut memastikan kemenangan telak 4-1 sekaligus mengakhiri perlawanan Amerika Serikat.
Salah satu faktor utama kekalahan Amerika adalah buruknya koordinasi lini pertahanan. Beberapa kesalahan individu membuat Belgia berkali-kali memperoleh ruang untuk menciptakan peluang berbahaya.
Kiper Matt Freese juga mendapat sorotan karena melakukan kesalahan yang berujung gol Belgia. Selain itu, cedera yang dialami Christian Pulisic pada babak kedua semakin memperburuk situasi USMNT yang kehilangan kreativitas di lini depan.
Kemenangan ini mengantarkan Belgia ke babak perempat final untuk menghadapi Spanyol, yang sebelumnya menyingkirkan Portugal dengan skor 1-0.
Pertemuan Belgia kontra Spanyol diprediksi menjadi salah satu laga paling menarik di babak delapan besar. Belgia datang dengan kepercayaan diri tinggi setelah tampil sangat efektif, sementara Spanyol masih menjadi salah satu tim dengan penguasaan bola terbaik sepanjang turnamen.
| Statistik | Amerika Serikat | Belgia |
|---|---|---|
| Tembakan | 6 | 15 |
| Tembakan Tepat Sasaran | 2 | 7 |
| Penguasaan Bola | 57% | 43% |
| Operan | 476 | 390 |
| Akurasi Operan | 89% | 83% |
| Pelanggaran | 10 | 9 |
| Kartu Kuning | 2 | 0 |
| Kartu Merah | 0 | 0 |
| Offside | 0 | 1 |
| Tendangan Sudut | 3 | 5 |
Statistik pertandingan berdasarkan data yang Anda lampirkan.
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop