Final Pegadaian Championship Liga 2 2025/2026 akan menghadirkan duel menarik antara PSS Sleman menghadapi Garudayaksa FC. Pertandingan puncak tersebut dijadwalkan berlangsung pada Sabtu, 9 Mei 2026 pukul 19.00 WIB di Stadion Maguwoharjo, Sleman.
Laga ini bukan sekadar perebutan trofi juara Liga 2. Pertemuan PSS dan Garudayaksa juga menjadi simbol pertarungan dua tim yang sukses mengamankan tiket promosi ke Liga 1 musim 2026/2027. Atmosfer pertandingan diprediksi sangat panas karena kedua klub sama-sama ingin menutup musim dengan status juara.
PSS Sleman datang dengan status salah satu klub besar Indonesia yang tengah berusaha bangkit setelah terdegradasi. Sementara Garudayaksa FC tampil sebagai kekuatan baru yang mengejutkan banyak pihak musim ini. Klub asal Bekasi tersebut sukses mencuri perhatian berkat performa stabil dan pertahanan solid sepanjang kompetisi.
Bermain di Stadion Maguwoharjo menjadi keuntungan tersendiri bagi Super Elja. Dukungan suporter Slemania dan Brigata Curva Sud diperkirakan memadati stadion dan menjadi energi tambahan bagi skuad asuhan Ansyari Lubis.
Meski begitu, Garudayaksa tidak bisa dipandang sebelah mata. Tim besutan Widodo Cahyono Putro tampil disiplin sepanjang musim dan beberapa kali mampu menang dalam tekanan tinggi. Mereka bahkan menjadi tim pertama yang memastikan promosi ke Liga 1 musim depan.
Secara permainan, final ini diprediksi berlangsung ketat. PSS Sleman lebih unggul dari segi pengalaman dan kualitas individu pemain. Kehadiran Gustavo Tocantins, Riko Simanjuntak, Kim Kurniawan hingga Cleberson membuat PSS memiliki kedalaman skuad yang lebih matang.
Di sisi lain, Garudayaksa punya kolektivitas permainan yang sangat baik. Kombinasi pemain senior dan muda membuat tim ini cukup seimbang di semua lini. Sosok seperti Bagus Nirwanto, Birrul Walidain, hingga beberapa pemain muda mereka menjadi kunci kestabilan permainan sepanjang musim.
PSS diperkirakan akan bermain lebih dominan dengan penguasaan bola tinggi. Sementara Garudayaksa kemungkinan mengandalkan transisi cepat dan serangan balik untuk mencuri peluang.
Pertandingan ini menjadi salah satu pertemuan terbesar kedua tim musim ini. Meski Garudayaksa merupakan klub baru, performa mereka sangat konsisten sejak awal kompetisi.
| Statistik | PSS Sleman | Garudayaksa |
|---|---|---|
| Gol Cetak | 41 | 36 |
| Gol Kebobolan | 24 | 19 |
| Clean Sheet | 10 | 13 |
| Rata-rata Penguasaan Bola | 54% | 49% |
Garudayaksa unggul dalam pertahanan, sementara PSS lebih produktif dalam mencetak gol.
Ega Rizky; Kevin Gomes, Cleberson, Fachruddin Aryanto, Ahmad Nuri Fasya; Kim Kurniawan, M Tahir; Riko Simanjuntak, Achmad Ziddan, Terens Puhiri; Gustavo Tocantins.
Rudi Nurdin; Bagus Nirwanto, Vytas Gaspuitis, Obet Choiri, Rahma Nico; Birrul Walidain, Efri Yano, Iqbal Al Ghuzat; Andik Vermansyah, Rafinha, Rayhan Hannan.
PSS Sleman diprediksi tampil agresif sejak menit awal demi memanfaatkan dukungan publik Maguwoharjo. Kecepatan Riko Simanjuntak dan Terens Puhiri bisa menjadi ancaman serius bagi pertahanan Garudayaksa.
Namun Garudayaksa dikenal sangat disiplin saat bertahan. Mereka juga cukup efektif memanfaatkan bola mati dan serangan balik cepat. Jika PSS terlalu terbuka, Garudayaksa punya peluang mencuri gol.
Faktor pengalaman kemungkinan menjadi pembeda utama. PSS memiliki banyak pemain yang terbiasa bermain di pertandingan besar, sedangkan Garudayaksa baru pertama kali tampil di final sebesar ini.
Meski demikian, tekanan justru lebih besar berada di kubu Super Elja. Publik Sleman tentu berharap tim kebanggaan mereka tidak hanya promosi, tetapi juga mengangkat trofi juara Liga 2.
Prediksi skor akhir:
PSS Sleman 2-1 Garudayaksa FC
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop