Siapa sangka, seorang streamer yang dikenal karena tingkah hiperaktif dan teriakan khasnya kini resmi menjadi bagian dari sejarah Piala Dunia?
Darren Watkins Jr., atau yang lebih dikenal sebagai IShowSpeed, sukses mencuri perhatian dunia setelah lagu berjudul "World Cup (Champions)" resmi masuk ke dalam Official FIFA World Cup 2026 Album.
Kabar ini langsung menghebohkan media sosial. Banyak penggemar menyebutnya sebagai salah satu kisah paling tidak terduga dalam sejarah soundtrack Piala Dunia.
Dari seorang content creator YouTube menjadi bagian dari proyek musik terbesar FIFA.
IShowSpeed berhasil melakukannya.
Awalnya, lagu "World Cup (Champions)" dirilis secara independen oleh IShowSpeed menjelang bergulirnya Piala Dunia 2026.
Lagu tersebut langsung viral di berbagai platform.
Video musiknya meraup jutaan penonton hanya dalam hitungan hari. Banyak penggemar sepak bola menyebutnya sebagai "anthem tidak resmi" Piala Dunia karena mampu menghadirkan atmosfer pesta sepak bola yang penuh energi.
Tak lama kemudian, akun resmi FIFA World Cup menghubungi IShowSpeed melalui pesan langsung.
Isi pesannya sederhana namun bersejarah:
"We heard it. We liked it. It's on the Official FIFA World Cup 2026 Album."
Momen tersebut kemudian dibagikan Speed kepada jutaan pengikutnya dan langsung menjadi viral di media sosial.
Berbeda dengan soundtrack Piala Dunia pada umumnya, "World Cup (Champions)" mengusung gaya khas IShowSpeed.
Beat cepat.
Nuansa stadion.
Teriakan penuh semangat.
Dan yang paling menarik, Speed menyebut banyak negara peserta Piala Dunia 2026 dalam liriknya.
Hal inilah yang membuat penggemar merasa lagu tersebut benar-benar mewakili semangat turnamen terbesar dunia.
Banyak netizen menganggap lagu ini lebih dekat dengan kultur suporter modern dibanding soundtrack resmi FIFA pada era sebelumnya.
Masuknya IShowSpeed ke album resmi FIFA terasa semakin luar biasa karena ia kini sejajar dengan nama-nama besar industri musik dunia.
Official FIFA World Cup 2026 Album diketahui menghadirkan sederet artis ternama seperti:
Album tersebut menjadi representasi keberagaman budaya dari Piala Dunia 2026 yang digelar di Amerika Serikat, Kanada, dan Meksiko.
Ada beberapa alasan mengapa "World Cup (Champions)" begitu cepat meledak.
IShowSpeed memiliki puluhan juta subscriber YouTube dan pengikut di berbagai platform media sosial.
Setiap unggahan miliknya hampir selalu menjadi bahan pembicaraan.
Penggemar mengetahui bahwa Speed bukan sekadar ikut tren.
Ia memang dikenal sebagai pecinta sepak bola sejati.
Mulai dari idolanya Cristiano Ronaldo, menghadiri pertandingan besar, hingga melakukan tur ke berbagai negara demi bertemu fans sepak bola.
Lagu ini tidak mencoba menjadi karya musik yang terlalu kompleks.
Sebaliknya, ia tampil sederhana, energik, dan cocok diputar di stadion maupun konten media sosial.
Di balik kesuksesannya, keputusan FIFA memasukkan lagu IShowSpeed juga memunculkan perdebatan.
Sebagian penggemar menyambut antusias karena menganggap FIFA berhasil merangkul generasi muda.
Namun sebagian lainnya mempertanyakan keputusan tersebut mengingat reputasi kontroversial Speed sebagai streamer.
Meski begitu, fakta bahwa lagunya berhasil masuk album resmi FIFA menunjukkan perubahan besar dalam cara organisasi olahraga terbesar dunia mendekati audiens digital.
Era baru telah dimulai.
Influencer kini bisa berdiri sejajar dengan superstar musik dunia.
Masuknya "World Cup (Champions)" ke album resmi FIFA bukan hanya kemenangan pribadi bagi IShowSpeed.
Ini menjadi simbol bagaimana internet mengubah industri hiburan.
Dulu, soundtrack Piala Dunia identik dengan penyanyi papan atas.
Kini, seorang YouTuber dengan kamera dan komunitas penggemar yang loyal mampu menciptakan lagu yang didengar jutaan orang di seluruh dunia.
Piala Dunia 2026 tidak hanya menghadirkan era baru di lapangan melalui format 48 tim.
Tetapi juga era baru di luar lapangan.
Dan IShowSpeed menjadi salah satu wajah dari perubahan tersebut.
Sudah lebih dari 1 juta penggemar bola memakai aplikasi ini!
shop